Sabtu, 04 Februari 2012

SELEKSI ALAM

LAPORAN BIOLOGI
Bab I
1.1 Latar Belakang :
1.2 Tujuan : Mempelajari dan memahami proses terjadinya seleksi alam.
Bab II
2.1 Landasan Teori(Darwin) : Charles Darwin (1809-1882) adalah seorang ilmuwan ilmu alam berkebangsaan inggris. pada tahun 1831, ia mengikuti pelayaran HMS Beagle untuk memetakan jalur pelayaran. Selama pelayaran ini, Darwin banyak mengumpulkan fosil, batuan, dan mengamati berbagai makhluk hidup yang ia jumpai. Ketika Beagle merapat di Kepulauan Galapagos yang terpencil (1050 km dari daratan utama Amerika Selatan), Darwin menjumpai berbagai makhluk hidup yang menarik perhatiannya, terutama burung-burung Finch. Burung Finch juga ditemukan di Inggris, tapi burung-burung Finch Galapagos memiliki berbagai variasi bentuk paruh.
Setelah kembali ke inggris, Darwin berupaya memantapkan id-idenya tentang evolusi. Satu hal yang mengganggunya adalah evolusi seharusnya terjadi dalam waktu yang lama, ratusan ribu hingga jutaan tahun, sedangkan pendapat yang popular di kalangan ahli geologi saat itu adalah bumi ini baru berusia 6000 tahun. Darwin menemukan jawabannya dalam buku karangan Charles Lyell, Principles of Geology. Lyell mengatakan bahwa bumi ini sudah sangat tua sehingga memberikan “waktu” bagi makhluk hidup untuk berevolusi.
Pendapat Darwin yang disampaikan berdasarkan hasil observasi dan pemikirannya antara lain:
1. Tidak ada dua individu yang sama persis pada suatu spesies. Makhluk hidup yang ada di dunia ini memiliki sifat yang bervariasi dan dapat diturunkan kepada keturunannya.
2. Jumlah individu yang dilahirkan lebih banyak dari yang dapat bertahan hidup.
3. Agar dapat bertahan hidup, setiap individu berkompetisi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
4. Sifat-sifat yang dapat diwariskan pada beberapa individu membuat mereka dapat bertahan hidup dan bereproduksi pada keadaan lingkungan tertentu.
5. Individu yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan tempat hidupnya akan dapat bertahan hidup dan mewariskan sifat-sifatnya kepada keturunannya. Seleksi alam mampu mengubah sifat suatu makhluk hidup dalam populasi, sehingga akan dapat menghasilkan spesies baru.

2.2 Seleksi Alam : Selama kehidupan masih tetap berlangsung, kejadian-kejadian alam masih akan terus menyertai aktivitas kehidupan setiap organisme yang ada di dunia. Setiap saat berlangsung peristiwa-peristiwa alam yang erat hubungannya dengan kelangsungan hidup organisme yang ada di dalamnya, seperti banjir, gunung meletus dan lain-lain. Keadaan ini dapat diartikan bahwa alam telah melakukan seleksi terhadap organisme yang ada di dalamnya. Apabila organisme tersebut mampu beradaptasi, maka organisme tersebut akan dapat bertahan hidup, tetapi bagi organisme yang tidak mampu beradaptasi akan mati dan akhirnya punah. Peristiwa inilah yang disebut dengan seleksi alam yang erat kaitannya dengan jenis (spesies), macam (varian), rantai makanan, jaring-jaring makanan, perkembangbiakan secara kawin, genetika dan adaptasi.

2.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi
1. Keadaan Lingkungan Alam
2. Udara
3. Suhu
4. Wilayah
5. Makanan yang dimakan

Bab III
3.1 Alat dan Bahan
3.1.1 Alat
1. Perforator / Pelubang Kertas
2. Stopwatch / Hp
3. Gunting
3.1.2 Bahan
1. Kertas berwarna biru, pink, kuning
2. Kertas data dan alat tulis
3.2 Langkah Kerja
3.2.1 Potonglah dua lembar karton menjadi empat bagian yang dipakai untuk alas.
3.2.2 Buatlah potongan dari karton lain menggunakan PERFORATOR masing-masing 50 buah untuk tiap-tiap kelompok. (8 kelompok)
3.2.3 Taburkan potongan karton yang sudah dicampur rata pada salah satu karton alas (biru, pink, dan kuning)
3.2.4 Tutuplah mata salah seorang teman kelompokmu ± 10 detik, kemudian minta dia mengambil potongan kertas selama ± 1 menit.
3.2.5 Hitunglah berapa jumlah potongan warna yang terambil dan isikan pada tabel.
3.2.6 Ulangi langkah ke empat dan ke lima dengan kertas alas yang berbeda dan teman kelompokmu yang lain.





Bab IV
4.1 Hasil pengamatan :

No Warna Propandus Jumlah potongan kertas
Yang disediakan Yang terambil
Kuning Pink Biru Kuning Pink Biru
1 Kuning ( Hana ) 50 50 50 0 27 28
2 Pink ( Irvan ) 50 50 50 20 3 23
3 Biru ( Radhyan ) 50 50 50 26 27 3


Bab V
5.1 Kesimpulan :
Daerah pengamatan dianggap sebagai habitat suatu jenis organisme dan potongan kertas warna-warni (pink, biru, dan kuning ) dianggap sebagai organisme yang hidup di dalamnya, organisme yang mempunyai warna samalah yang dapat bertahan pada habitatnya. Seleksi alam dan adaptasi merupakan mekanisme evolusi.


Kelompok = A Fazar Nugraha
Hana Muhammad Taufik
Irvan Yustian
M Agia Nur Pratama
M Hilmansyah Seto H
Radhyan Syaeful Abrar

XII IPA 3 AGIANURPRATAMA.BLOGSPOT.COM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar